UPACARA MANUSA YADNYA
 

Manusa Yadnya adalah suatu upacara suci atau pengorbanan suci demi kesempurnaan hidup manusia. Di dalam pelaksanaan upacara Manusa Yadnya masalah tempat, keadaan, dan waktu sangat penting. Secara umum upacara itu dilaksanakan pada saat anak mengalami masa peralihan. Sebab ada anggapan bahwa pada saat-saat itulah anak dalam keadaan kritis, sehingga perlu diupacarai atau diselamati. Dalam menyelenggarakan segala usaha serta kegiatan spiritual tersebut masih ada lagi kegiatan dalam bentuk yang lebih nyata demi kernajuan pendidikan, kesehatan dan lain-lain guna persiapan menempuh kehidupan bermasyarakat.

TUJUAN

Tujuan dari Manusa Yadnya atau Sarira Samskara adalah untuk menyucikan diri lahir bathin (pamari sudha raga) dan memohon keselamatan dalam upaya peningkatan kehidupan spiritual menuju kebahagian baik di dunia maupun di alam niskala.

1 Magedong-gedongan (Garbhadhana Samskara)
2 Upacara kelahiran (Jatakarma Samskara).
3 Upacara lepas puser (kepus puser).
4 Upacara nglepas hawon (12 hari)
5 Upacara kambuhan (42 hari).
6 Upacara nelu bulanin (Niskramana Samskara).
7 Upacara otonan (210 hari).
8 Upacara tumbuh gigi (ngempugin).
9 Upacara tanggal gigi pertama (makupak).
10 Upacara menek deha (Rajaswala).
11 Upacara potong gigi (mepandes).
12 Upacara perkawinan (Wiwaha Samskara).
  Kepustakaan